Pelatihan Barista, Wujudkan SDM Terampil dan Tumbukan Jiwa Wirausaha

img

Edi Damansyah saat membuka pelatihan Barista

POSKOTAKALTUMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Bupati Kukar Edi Damansyah membuka pelatihan sertifikasi Barista  di Pendopo Odah Etam, Kamis (11/5/2023).

Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta dari Kecamatan Tenggarong, dan dimulai sejak 11-14 Mei 2023. Pada acara pembukaan tersebut juga turut dihadiri Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni,Plt Bappeda Sy. Vanesa Vilna, Kadis Disbun Muhammad  Taufik, Kadis Disnakertrans M Hatta, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul Azhari Idris.

Edi Damansyah mengatakan, pelatihan tersebut bagian dari tindaklanjut antara Pemkab Kukar bersama SKK Migas Kamlimantan dan Sulawesi. Tujuan dari pelatihan tersebut sebagai penguatan dari sisi keterampilan maupun ilmu pengetahuan yang sekaligus dengan sertifikasinya.

"Jadi yang dilatih ini komunitas barista, yang sudah melakukan usaha di Tenggarong. Pelatihan ini juga selaras dengan program kita yakni program Kukar Siap Kerja, jadi di dalam program tersebut kita memberikan pelatihan pelatihan kepada masyarakat Kukar," kata Edi Damansyah

Lanjut dia, memilih pelatihan barista ini karena melihat potensinya sangat besar. Sehingga nantiya bisa memberikan multiplayer effect seperti peningkatan perekonomian, petani kopi lokal bisa berkembang.

"Kita memberikan pendidikan pelatihan ini berbasis pasar, kalau sudah ada potensi pasarnya dan memerlukan SDM keterampilan, maka akan kita latih," ungkapnya.

Dirinya berharap, dari pelatihan ini para peserta bisa mengembangkan usaha baristanya, membuat kopi terenak berbekal dari ilmu pengetahuan yang diberikan oleh mentor.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, yang telah mendukung kegiatan pekatihan barista, untuk meningkatkan SDM dibidang barista.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni menuturkan, sebanyak 30.peserta yang mengikuti pelatihan teknik pembuatan barista. Mereka merupakan pelaku pembuat kopi di cafe yang berada di Tenggarong, baik pemilik usaha kopi, atau baristanya.

"Kami berharap, usaha kopi ini tidak dipandang sebelah mata. Dengan adanya pelatihan sertifikasi ini semoga mereka bisa dihargai lebih, dan pendapatannya juga bisa meningkat, serta bisa mengembangkan usahanya," ucap Aji Ali Husni.(riz/adv)